Skip to content

Antara Mak Rissa dan Mak Riska

Oktober 6, 2009

Andy Syoekry Amal

ANDY SYOEKRY AMAL

DUA-duanya sama bersatus “Mak”. Dua-duanya sama cantik. Dua-duanya sama pentolan luar negeri. Dua-duanya punya nama yang nyaris sama. Yang satu namanya Mak Rissa, satunya lagi Mak Riska. Beda tipis, kan? Cuma satu huruf doang. Dan…, hobi keduanya pun sama, yaitu menulis di blog.

Tapi apakah keduanya punya karakteristik menulis juga nyaris sama?

Mari kita mulai dari Mak Rissa.

Kalau menulis, gambarannya menurut kesan saya suka menonjolkan diri. Persis seperti dalam komentar Mbak Linda (di sini):

“Saya begini lho… saya begitu lho… , sekolah saya setinggi langit, gelar sarjana saya serentean es doger es teler es cincau, es kelapa…, keluarga saya hebat, anak saya keren, adik-adik saya cantik, suami saya begini pokoknya pancen oye semua mak nyus… , dan bla bla bla…”

Dia juga  tidak mau dikritik tidak juga mau diberi saran.  Kalau ada komentar yang tidak “pas” menurut pikirannya, ya, nggak ditayangkan. Tapi kalau komentar yang menyanjung-nyanjung, langsung direspon sampai “seribu persen”. Eh, hampir lupa. Mak yang satu ini juga suka menampilkan foto diri yang meminjam istilah Mbak Linda, “segede bagong”. Namun demikian seringkali tak ada hubungannya antara foto dengan tulisan apabila dia menulis untuk konsumsi publik…

Sekarang kita ke Mak Riska.

Kalau menulis gambarannya menurut kesan saya, ya, mengalir aja. Enak dibaca, sampai-sampai mengundang aliran air liur, hehehe….. Boleh jadi itu karena tulisan-tulisannya juga rada-rada  “mengundang”, hua ha haaa…..! Juga kalau foto dirinya ditampilkan, sukanya yang seksi-seksi, namun tidak sampai berbau porno! Dan juga… tidak sampai “segede bagong”. Yang penting “pas susunya” hehehe…

“Mak” yang satu ini juga nggak suka muji diri. Malah dalam salah satu tulisannya dia mengatakan: “Mau kamu bilang saya perek, kek, pelacur, kek, apa, kek, terserah! Tapi jangan pernah nyentuh saya sedikit pun!” Ha ha haaa….. Tampaknya dia suka kalau pembaca tulisannya bermasturbasi otak.

Gambaran antara kedua “Mak” tadi adalah menurut saya lho! Sekali lagi menurut saya, jadi sangat subjektif. Kalau menurut teman-teman sendiri bagaimana?

Salam,

ANDY SYOEKRY AMAL

Kunjungi Asamariska’s Blog

5 Komentar leave one →
  1. Petrus Rampisela permalink
    Oktober 7, 2009 6:52 pm

    Mas ASA yth,

    Terima kasih atas komentarnya di Public Kompasiana mengenai “Masturbasi Penegak Hukum” dan juga salam kenal.
    Sejujurnya saya baru mulai dengan BLOG dan masih sangat hijau dengan media ini, namun harus diakui asyik juga. Sekali thanks for your comment. Petrus Rampisela.

  2. Oktober 9, 2009 5:30 am

    Saya suka dengan gaya tulisan nya Mariska Lubies Daeng
    alurnya tenang , gampang di pahami bagi yang awam.

    sukses daeng
    ku suka tonji tolisanta ^_^

  3. Oktober 10, 2009 6:45 am

    tapi hampir ada kesamaan tulisan ta sama tulisannya mariska ^_^

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: