Skip to content

Guling-Guling Goyang Gelinjang

Februari 26, 2010

hanyawanita

BERGULING-GULING sambil bergoyang sampai menggelinjang. Ayo?! Pasti mikirnya sudah kemana-mana!!! Jangan, ya!!! Kali ini kita bicara soal apa yang terjadi di dunia maya saat ini. Di mana banyak sekali terjadi percintaan di sana. Ada yang berhasil, tapi lebih banyak yang kacau balau dan tidak sedikit yang hancur berantakan.

Seorang perempuan sahabat tercinta meminta tolong kepada saya untuk menulis tentang yang satu ini. Dia merasa sangat sedih karena setiap hari suaminya sibuk berguling-guling di Facebook dan siapa tahu juga bergoyang di darat. Kemungkinan untuk terus menggelinjang di dua tempat ini ada, kan?! Harus diakui kalau itu semua ada, baik dalam nyata maupun hanya dalam hayal dan mimpi.

Mendapat tudingan selingkuh sangatlah menyakitkan. Biarpun itu benar sekalipun. Selalu ada marah di sini. Marah karena merasa tidak merasa melakukannya dan bisa juga karena marah akibat menutupi kesalahannya. Bingung. Kalap. Kacau. Meledak, deh, jadinya!!! Siapa yang menang?! Tidak ada!!!

Saya pernah menulis tentang bagaimana ruginya berselingkuh di Facebook beberapa waktu yang lalu.  Baca, deh, tulisan saya yang berjudul “Selingkuh, Sih, di Facebook?! Rugi Amat!!! “. Isinya berdasarkan curahan hati beberapa teman yang memang melakukan perselingkuhan di sana. Bukan hanya berguling di dunia maya saja, tetapi mereka sampai juga bergoyang di darat. Menggelinjangkah?! Hehehe…. Ternyata tidak, tuh!!! Ini menurut pengakuan mereka, lho!!!

Kenapa bisa begitu?! Hmmm… Ini dia!!! Mimpi dan khayalan sering kali tidak sesuai dengan kenyataan. Pada saat chat, semuanya kelihatan sangat indah. Bisa saling mengerti dan saling memahami. Apalagi kalau terus ditambah dengan wajah yang menarik dan body yang aduhai. Waahhh!!! Semakin menggoda, kan?! Sayangnya, begitu pas bertemu, semuanya buyar!!! Pengertian dan pemahaman itu berbeda sekali. Wajah dan tubuh seksi pun ternyata jauh dari yang dibayangkan. Tidak sedikit  yang ogah rugi juga. Masih tetap mencicipi. Yah, mungkin siapa tahu kalau sudah dicicipi bisa berbeda. Menyedihkan sekali, ya!!!

Pernah ada sebuah kasus yang saya tangani di mana kemudian terjadi kehamilan di sini. Yang paling beratnya adalah keduanya sama-sama menolak janin yang ada di dalam kandungan itu. Mereka berdua sama-sama sudah berkeluarga dan sama-sama sudah memiliki anak juga. Apa yang harus mereka lakukan?! Sebuah keputusan yang tentu saja berat. Akibat nafsu sesaat, dunia pun berubah dalam sekejap mata.

Menurut saya, perselingkuhan itu tidak selamanya karena kesalahan orang yang melakukannya. Bahkan sampai bisa chat dan tidak melakukan apapun di darat, ini tetap merupakan kesalahan bersama. Yah, kalau sekedar berteman dan bersahabat biasa, sih, tidak masalah. Kalau lebih dari itu, lain ceritanya. Jangan jadikan ini sebagai pembenaran, ya!!! Ini adalah kesalahan kedua belah pihak. Biarpun salah satunya sudah berusaha melakukan yang terbaik sekalipun. Kenapa?! Soalnya, tidak mungkin terjadi perselingkuhan bila tidak ada kesalahan dalam komunikasi antara keduanya. Bisa saja melakukan yang terbaik tetapi tidak berkomunikasi dengan baik. Pada akhirnya, terjadi salah pengertian. Buntut-buntutnya, ya, mencari pelarian. Apalagi kalau bukan selingkuh?! Kejenuhan dan rasa sepi itu adalah awal dari semuanya. Tolong diperhatikan benar-benar masalah ini, ya!!! Jangan sampai kejenuhan dan rasa sepi itu melanda!!!

Saya selalu menyarankan untuk selalu melakukan komunikasi dengan pasangan. Luangkan waktu sebentar saja setiap hari untuk bicara “antara kita berdua“. Cukup lima menit. Jangan membahas masalah anak, pekerjaan, atau pun keluarga dan hal-hal lainnya. Hanya “tentang kita“. Dekat atau jauh jarak bukanlah halangan untuk melakukannya. Semua bisa dilakukan apabila memang mau dan memiliki keinginan untuk itu. Kata-kata memiliki arti yang lebih. Sangat magis!!! Sangat berarti dan sangat luar biasa rasanya. Nggak percaya?! Coba, deh!!!

Bila memang sudah tidak ada lagi cinta, lebih baik mengaku saja. Pilihannya hanya dua. Menumbuhkan kembali cinta itu atau meninggalkannya untuk mendapatkan cinta yang baru. Sebuah pilihan yang tidak mudah dan memang harus dipikirkan masak-masak. Jangan sampai salah pilih dan kemudian menyesal di kemudian hari. Banyak hal yang harus dipertimbangkan. Namun ada satu hal yang perlu selalu diingat, “Bila diri sendiri tidak merasa bahagia, jangan pernah berharap bisa membahagiakan yang lain“. Termasuk pasangan dan juga buah hati. Kedengarannya sangat egois, ya, tetapi memang begitulah kenyataannya. Bahkan bayi yang belum bisa bicara pun bisa merasakan ketidakbahagiaan kedua orang tuanya. Ini akan sangat berpengaruh terhadap perkembangan psikologisnya. Iya, kalau kemudian bisa mengatasinya, kalau tidak?! Tolong dipikirkan baik-baik, ya!!! Semua ada resikonya, dan seberapa beranikah kita bertanggung jawab atas semua tindakan dan perbuatan yang kita lakukan?! Ini juga harus sangat dipikirkan dengan sangat matang. Harus benar-benar total!!! Keputusan pun harus diambil secepat mungkin. Tidak boleh dibiarkan berlarut. Jangan pernah lari dari masalah. Masalah tidak akan selesai bila berlari. Harus duduk bersama dan dibicarakan baik-baik. Semuanya harus berbesar hati dan bersikap arif dan bijaksana. Ini adalah bagian dari kehidupan yang harus dijalani. Tidak mungkin juga untuk dihindari.

Cinta itu ada. Harus selalu ada. Jodoh itu ada di tangan-Nya. Kita tidak pernah tahu apa yang akan terjadi di kehidupan kita mendatang. Yakinlah bahwa semua ini adalah yang terbaik yang diberikan oleh-Nya. Jangan takut untuk menghadapinya. Biarkan semuanya mengalir dan selalu dinikmati keindahannya. Pilihan adalah sebuah anugerah luar biasa yang menjadikan manusia itu sama. Semua tergantung dari apa yang kita pilih.

Semoga saja tulisan saya ini bisa menjadi jawaban serta masukan bagimu, sayang!!! Semoga juga bisa memberikan manfaat bagi semuanya!!! Guling-guling goyang gelinjang bukanlah sesuatu yang sederhana. Selalu dengarkan kata hati. Jangan dipungkiri, ya!!! Itu adalah jalan keluar yang terbaik. Ini untuk semua dan untuk masa depan yang lebih baik tentunya.

Semoga bermanfaat!!!

Salam Cinta  Mariska Lubis

Kunjungi kami di SINI

Baca juga 10 Artikel Pilihan Lainnya:

  1. Air Mata si Buaya
  2. Mariska Lubis, Menemukan Tuhan di Buku Seks
  3. Menemukan Tuhan Lewat Seks
  4. Meraungi Kawasan Pelacuran Geylang
  5. Gila! ML Berjamaah buat Cetak Rekor Dunia
  6. Sensualitas Politik
  7. Duh! 62,7 % Siswi Sudah tak Perawan?
  8. Seks dan Kopi Hangat
  9. Gara-gara Ngaku Lajang di Fesbuk…
  10. Koalisi Pecah Kongsi, SBY Bunuh Diri
6 Komentar leave one →
  1. ridwan65 permalink
    Februari 27, 2010 4:25 am

    ALHAMDULILLAH SANGAT BERMAMPAAT

  2. Februari 27, 2010 8:48 pm

    setuju banget,.. komunikasi memang perlu koq. seks kan bukan hanya soal mr.P dan miss V, tapi juga soal emosi. bisa dibayangin deh org yg gak ada emosi, pasti dia cybersex.

  3. milassalmi permalink
    Maret 1, 2010 4:12 am

    Se7… bersilaturahmi dengan pasangan sangat dibutuhkan… dan tempat tidur sebagai tempat pemecahan persoalan… sex sebagai cooling down… belaian dan sentuhan merupakan komunikasi verbal yang melancarkan pemecahan jalan keluar… he…he…he… ngelantur…

Trackbacks

  1. Para Penjual Keperawanan « ZONA MERAH
  2. Sejenak « Berbuat Terbaik Dan Berbahagia Hari Ini

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: