Skip to content

Mengapa Costeau Jadi Muallaf Setelah Temukan Sungai di Bawah Laut?

Maret 12, 2010

jacques
sumber: voa-islam

SAYA kagum membaca kisah penemuan sungai di bawah laut, dan terperangah ketika mengetahui bahwa penemunya, Mr. Jacques Yves Costeau, jadi muallaf. Ada secuil pertanyaan yang terbesit: siapakah Mr.Jacques? Mengapa ia memilih masuk Islam setelah menemukan sungai di bawah laut?

Menurut Wikipedia, Jacques-Yves Cousteau yang lahir 11 Juni 1910 di Saint-André-de-Cubzac, Perancis,  adalah perwira di AL Perancis. Ia seorang oseanografer, dan peneliti  serta anggota Académie française. Bersama Emile Gagnan ia bertanggung jawab membuka mata manusia pada dunia bawah air. Mereka mencipta alat pernapasan bawah air berdasarkan muatan udara yang dimampatkan dan disimpan dalam tangki yang dikenal sebagai paru-paru airAqua-lung (SCUBA).

Sebelum ini, penyelam terpaksa mengenakan pakaian yang mempunyai saluran udara yang bersambung dengan permukaan air. Ini membatasi gerak mereka. Aqua-Lung memungkinkan mereka bergerak bebas. Aqua-Lung telah digunakan oleh pihak Sekutu untuk membersihkan perairan internasional dari periuk api musuh semasa Perang Dunia II. Jacques Costeau juga mereka teknik penggambaran bawah air yang digunakan olehnya untuk menghasilkan film dokumenter mengenai kehidupan di sana. Film-filmnya membuka mata orang banyak mengenai adanya keragaman kehidupan di bawah air.

Costeau boleh dikata adalah penjelajah bawah laut. Dari eskplorasi ke eksplorasi, hingga pada suatu ketika tiba-tiba ia menemui beberapa kumpulan mata air tawar-segar yang sangat sedap rasanya kerana tidak bercampur/tidak melebur dengan air laut yang masin di sekelilingnya, seolah-olah ada dinding atau membran yang membatasi keduanya, yang kemudian dikenal sebagai sungai di bawah laut.

Pada awalnya, Jackques berfikir, jangan-jangan itu hanya halusinansi atau khalayannya semata saat menyelam. Namun demikian rasa penasaran ini senantiasa menggodanya setiap saat. Berbagai pertanyaan yang bergelayut dalam benaknya itu tak kunjung mendapatkan jawaban yang memuaskan tentang fenomena ganjil tersebut.

Menemukan jawabannya memang bukan hal yang mudah, hingga pada suatu saat Jacques bertemu dengan seorang profesor Muslim. Setelah menceritakan fenomena ini,  Sang Profesor pun mengingatkan pada ayat Al Quran tentang bertemunya dua lautan (surat Ar-Rahman ayat 19-20) yang sering diidentikkan dengan Terusan Suez. Ayat itu berbunyi “Marajal bahraini yaltaqiyaan, bainahumaa barzakhun laa yabghiyaan.. .”Artinya: “Dia biarkan dua lautan bertemu, di antara keduanya ada batas yang tidak boleh ditembus.” Kemudian dibacakan surat Al Furqan ayat 53 di atas.

“Dan Dialah yang membiarkan dua laut mengalir (berdampingan) ; yang ini tawar lagi segar dan yang lain masin lagi pahit; dan Dia jadikan antara keduanya dinding dan batas yang menghalangi.” (Q.S Al Furqan:53)

Mendengar  ayat-ayat Al Qur’an itu,  Costeau merasakan sebuah pesona yang luar biasa.Ia kagum, melebihi kekagumannya saat menemukan pemandangan ajaib di bawah lautan yang dalam itu. Dalam pikiran Costeau, Al Qur’an ini mustahil disusun oleh Muhammad yang hidup di abad ke tujuh, suatu zaman saat belum ada peralatan selam yang canggih untuk mencapai lokasi yang jauh terpencil di kedalaman samudera.

Berita tentang fenomena ganjil 14 abad yang silam akhirnya terbukti pada abad 20 ini pun menjadi mukjizat bagi Costeau. Dan seketika itu pula ia lantas meyakini bahwa Al Qur’an memang sesungguhnya kitab suci yang berisi firman Allah, yang seluruh kandungannya mutlak benar.

Berangkat dari sini, Mr. Costeau yang meninggal dunia di Paris 25 Juni 1997 itu pun mendapat hidayah dan memeluk Islam.

1

2

3

4

5

referensi:

1. Wikipedia

2.Voice Of Al-Islam

Kunjungi 10 artikel menarik lainnya:

  1. Bila Kucing Hamil Mengadu ke Wapres Boediono
  2. Huuu… Maaf, Roy Suryo Ngupil!
  3. Atas Nama Cinta, Saya Hamil dan Dia Dipenjara
  4. Wow! Orgasme Ratusan Kali Sehari?
  5. Biarkan Payudaraku Tetap Basah!
  6. Seks “Tiga Rettong” ala ABG Palopo
  7. Wow! Bu Bupati dan Pak Wakil Selingkuh?
  8. Para Penjual Keperawanan
  9. Duh! 62,7 % Siswi Sudah tak Perawan?
  10. Pakai Kondom?! Yang Benar Saja!!!
6 Komentar leave one →
  1. Maret 16, 2010 9:22 am

    surat foundation Cousteau memang sudah membantahnya secara resmi dalam siaran eksepedisi spesial dari eksepedisi Cousteau di teve Jerman ” Duits 1 ”.

    ekspedisi Cousteau memang telah mempersembahkan penemuan penting ” ilmu pengetahuan dunia bawah air ”.

    Monsieaur Cousteau, terkenal sangat keras dan ekstrim disiplin dalam ekspidisinya, salah satu anak beliau juga mengalami kecelakaan – meninggal dunia dalam ekspedisi ini mendahului ayahnya.

    dan gambar foto diatas juga diragukan , karena trik pengambilan foto dilakukan dua kali., pertama penyelaman bawah laut dan foto air sungai biasa, perhatikan tumbangan pohon yg tidak simitris dengan hasil sebuah foto bawah laut.

    setelah gw baca2 di EN.WIKIPEDIA (alias wikipedia yg versi Inggrisnya instead versi Indo yg di link di atas), saya nemu beberapa link tentang Rumour Cousteau menjadi muslim. Sumber gosipnya adalah :http://www.islaam.ca/what-is-islam-/the-noble-quran/do-you-know-this-book-2.html, sedangkan bantahan resmi dari Cousteau’s foundation ada di: http://www.answering-islam.org/Hoaxes/cousteau.html
    surat resminya: Fondation Cousteau

    Monsieur Charles TUCKER
    11A Chemin de Pennachy
    69230 ST GENIS LAVAL

    FC/DC
    Paris, November 2, 1991

    Sir,

    We have received your letter and we thank you for your interest in
    our activities.

    We state precisely to you that Commander Cousteau has not become a
    Muslim and that this rumor passes around without foundation.

    Very cordially,

    Didier CERCEAU
    chargé de mission

  2. Maret 16, 2010 11:58 am

    Maha Benar Allah dengan segala firman-Nya

  3. Maret 25, 2010 5:23 pm

    subhaanallah…. semoga Mr. Jacques Yves Costeau khusnul khotimah

  4. Februari 28, 2015 4:45 am

    Amien

Trackbacks

  1. Mengapa Costeau Jadi Muallaf Setelah Temukan Sungai di Bawah Laut? (via ZONA MERAH) « DUNIA KONTRAKTOR NANGGROE ACEH DARUSSALAM
  2. Mengapa Costeau Jadi Muallaf Setelah Temukan Sungai di Bawah Laut? (via ZONA MERAH) | Dunia Kontraktor

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: