Skip to content

“Saya Ini Orang Yahuuudi…!”

Juni 5, 2010

yahudi

ilustrasi: muslimstory

TIBA-TIBA saya teringat beberapa tahun silam. Kala itu,  ada sejumlah peminta sumbangan yang mengatasnamakan panti asuhan dan pembangunan masjid di mana belakangan saya ketahui ternyata jaringan terorganisir. Panti asuhan dan pembangunan mesjidnya tidak ada alias fiktif. Padahal mereka ini selalu datang menyambangi rumah tiap awal bulan, loh..! Selama ini, istri  saya yang selalu melayaninya.

Awal bulan itu, mereka datang lagi. Berbekal dokumen yang tentu saja palsu, siang itu mereka tampak sedikit kaget begitu mengetahui istri saya tidak di rumah.

“Assalamualaikuuuum. Apa kabar, Pak, Ibu mana?”

“Waalaikumsalam…Oh, ya. Baiiikkk.. Dia masih di kantor. Ada apa  nih?”

“Ohhh….Anu Pak… anuuu… biasaaa.. Sumbangan tetap keluarga untuk panti  asuhan dan pembangunan mesjid anu, bla-bla-bla…”

Mereka mencoba meyakinkan saya dengan dokumen palsu di tangannya. Mungkin mengganggap saya ini belum tahu karena selama ini selalu berhadapan dengan istri saya. Sedangkan istri saya sendiri
tidak pernah tahu dan mengecek apakah peminta sumbangan itu benar-benar “asli” ataukah “palsu”. Pokoknya nyumbang aja.. he he hee…

“Anda sebenarnya ini dari mana?”

Iyeee…, kami dari Jeneponto, Pak. Kalau Ibu kan tahu, karena langganan tiap bulan.”

Langganan? Hati saya agak panas juga mendengarkannya. Masak istri saya dijadikan langganan sumbangan fiktif tiap bulannya. Tapi kali ini enggaklah. Saya sudah tahu semuanya.  Belum lama ini media cetak sudah memberitakan jaringan peminta sumbangan yang selalu mengatasnamakan Islam ini. Apakah itu dalam bentuk sumbangan panti asuhan atau pembangunan mesjid. Ini tak boleh lagi dibiarkan. Setidaknya, saya harus menghentikan aksinya, paling tidak datang menipu keluarga kami lagi.

“Jadi begitu, ya, kalau orang Islam menyumbang mesjid atau panti asuhan?”

“Eeee…. Iya Pak. Begitulah….”

“Saya juga heran, yang datang minta sumbangan di sini selalu saja mengatasnamakan mesjid dan panti asuhan dari daerah lain, padahal di daerah ini juga banyak panti asuhan dan mesjid. Kok bisa, ya, apa mereka juga mencari sumbangan di daerah lain?”

“Eeee.. anu Pak…”  Sepertinya ia sudah mulai gelagapan.

“Yang lebih mengherankan lagi, kami tidak pernah didatangi oleh peminta sumbangan dari luar muslim.”

“Emangnya Bapak orang apa?

“Oh, saya maksudnya? Ha ha haaa… kalau saya ini  orang Yahuuudi…. Emangnya kenapa?”

“Oh, tidakji Pak. Eeee….. kalau begitu mariki’ di, kami permisi dulu.” Tampak wajahnya memerah seperti orang ketakutan.

Saya tidak tahu, mengapa demikian. Padahal saya kan cuma main main. Saya pikir dasar mereka ini bodoh amat. Masak dia nggak ingat saya menjawab salamnya ketika hendak masuk di rumah. Masak gak merhatikan sejumlah gambar kaligrafi yang cukup menjolok di dinding. Yang pasti, sejak itu peminta sumbangan fiktif yang mengatasnamakan Islam itu nggak pernah lagi nongol.

Ya Allah, maafkan atas ulahku. Aku berdosa padamu, karena telah berbohong. Aku yakin Engkau mengetahui jika aku sedang main-main. Walau begitu, ini semua saya lakukan karena saya tidak ingin Islam selalu dijadikan alasan untuk kepentingan-kepentingan tertentu seperti ini.

Wallahua’alam bissawab

ANDY SYOEKRY AMAL

(Yuk berkawan di Facebook, klikk di SINI)

Baca juga 10 Tulisan sebelumnya:

6 Komentar leave one →
  1. Juni 6, 2010 10:36 am

    Hehehe lucu na dii, suatu saat matranya bisa di pinjam, rupanya dia msh punya naluri siri’ pd org yahudi tsb, salam hangat,,,

  2. Juli 6, 2010 5:02 am

    Bgs mas pengalamannya,,,lucu heee

  3. Juli 6, 2010 5:03 am

    bgs mas pglmannya, lucu n mbuat org jera

Trackbacks

  1. “Saya Ini Orang Yahuuudi…!” (via ZONA MERAH) « DUNIA KONTRAKTOR NANGGROE ACEH DARUSSALAM
  2. “Saya Ini Orang Yahuuudi…!” (via ZONA MERAH) | Dunia Kontraktor

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: